Andros Trophy, Gabungkan Drift dengan Rallycross Guna Ciptakan Balapan Seru Di Tengah Salju

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoplusID (Andora)- Banyak orang berpikir, akhir tahun emangnya ngapain ya? Memang ajang kejuaraan balap di berbagai bidang sudah usai pada bulan Desember, tapi ada beberapa orang mencoba peruntungannya dengan menggelar balap meskipun di situasi yang tengah bersalju.15493356_1534290023252454_8658870479820586341_o

Adalah Andros Trophy yang sering diadakan saat akhir tahun sampai awal tahun di kawasan Perancis. Memang seri ini semacam kejuaraan nasional rallycross, akan tetapi jangan menganggap ini serupa tapi ada perbedaannya yakni kejuaraan balap reli di tengah salju ini sering memacu adrenalin penonton akibat aksi drift para pereli saat melewati tikungan. Andros Trophy bak tak ubahnya D1 Grand Prix yang dilepas dengan peserta diatas dua mobil atau bisa dianggap “drift racing

“.15326141_1534289923252464_7505719885618395590_o

Semua ini tak lepas dari kerjasama Max Mamers, seorang pereli rallycross yang menjuarai kejuaraan rallycross Perancis pada 1982 dan 1983 dengan pendiri jam tangan Andros, Frédéric Gervoson. Keduanya merupakan fans olahraga rugby yang  tiba-tiba  mengadakan balap reli dadakan di tengah salju karena iseng-iseng semata. Tidak disadari akhirnya dicetuskan kalau Max dan Frederic ingin membuat kejuaraan balap reli yang berbeda dari biasanya bernama Andros Trophy di tahun 1990.

15540965_1534288463252610_1611299981848569395_o

Memang kejuaraan ini dibagi atas dua kategori yakni Elite dan Promotion untuk kelas mobil. Tapi Andros Trophy juga menggelar kelas motor dan buggy berbahan bakar listrik. Tidak sembarangan orang yang pernah berlaga di sini,sebut saja juara WTCC Yvan Muller dan Alain Menu hingga para mantan pebalap F1 yakni Alain Prost, Jaques Villeneuve, Olivier Panis dan ada juga yang tetap mebalap di F1 yaitu Romain Grosjean mengisi kejuaraan ini demi menambah skill balapan di jeda musim balap jet darat.

15419773_1534290173252439_9041357944995894566_o

Bagaimana dengan mobilnya? Keterlibatan pabrikan-pabrikan besar disini terlihat dengan adanya tim Mazda yang menurunkan Mazda 3 dan BMW dengan M2. Jadi bisa dibilang, kalau ajang ini bukan ajang balap sembarangan karena menarik penonton untuk ke lintasan harus antimainstream supaya banyak kalangan menyukai ajang ini sampai-sampai ikut serta membalap didalamnya.