Tren penjualan SUV Premium yang terus bertumbuh, membuat persaingan antara X3, GLC maupun Lexus NX300 akan terasa sengit untuk mendapat hati konsumen premium yang beralih dari sedan premium ke jenis SUV

First Impression : BMW X3

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com – Midsize Luxury SUV merupakan pasar yang cukup potensial bagi kaum eksekutif mapan di Indonesia, pasalnya faktor geografis Indonesia menjadi sebuah alasan mengapa SUV sangat dibutuhkan untuk keperluan harian. Akan tetapi, SUV dengan rasa sedan dirasa sangat layak untuk kebutuhan kaum urban di Indonesia. Merek-merek premium di Indonesia masing-masing pun sudah punya senjata rahasia mereka seperti Range Rover Evoque, Lexus NX300, Audi Q5 , Mercedes Benz GLC, dan BMW X3. BMW X3 merupakan salah satu pemain dikelas ini yang cukup diminati selain Lexus NX dan Mercedes Benz GLC. BMW X3 berkode G01 ini hadir sejak akhir 2017 silam dengan perubahan yang terkesan aman. Bagaimana impresi kami terhadap BMW X3? Let’s Check This Out.

Desain Eksterior

Desain lebih dewasa dan cenderung main aman. Sayangnya, desain dari mobil ini bukan yang paling cantik dikelasnya.

Jujur saja, saat melihat bentuknya kami merasa jika BMW X3 berkode F25 dan G01 hampir serupa tapi tak sama. Mengapa? Karena ubahan yang terjadi terkesan aman bahkan, bagi kaum awam desain dari mobil ini cenderung seperti sebuah facelift saja. Akan tetapi, jika diperhatikan secara seksama maka perubahan bentuk tubuh pun sedikit lebih melar dan lebar. Desain dari mobil ini terasa cukup menarik. Untuk varian CKD sudah dilengkapi oleh lampu LED Adaptive yang memberikan attention to detail yang sangat baik. Selain itu, velg r19 yang memberi kesan proporsional dan elegan, sehingga walaupun desainnya masih sedikit mirip, namun desain dari mobil ini terasa cukup mengalir dan mobil ini rasanya kesan elegan lebih mendominasi dibandingkan kesan sporti khas BMW. Kami berharap, agar BMW juga memasukan trim M Sport dengan karakter yang jauh lebih dinamis.

 

Desain Interior

iDrive 6.0 sebagai penanda standar BMW Zaman Now. iDrive 6.0 tidak hanya canggih, tetapi juga mudah dioperasikan layaknya smartphone

Yap, Rasa interior dari mobil ini sudah menganut bahasa desain BMW “Zaman Now” dengan bentuk iDrive 6.0 yang sudah selayaknya sebuah smartphone dengan layar sentuh, dan panel instrumen yang menjadi standar baru dari BMW. Kualitas materialnya tidak usah diragukan lagi karena mobil ini mempunyai built quality yang sangat baik. Hal yang cukup positif di mobil ini ada pada akomodasi belakang nya yang sedikit lebih lega, mengingat jika X3 memiliki dimensi yang sedikit memanjang dan hal tersebut juga ditunjang oleh hadirnya Panoramic Sunroof yang memberikan kesan lega dan luas.  Untuk Audio, sudah dilengkapi oleh BMW HiFi Speaker 205w. Secara keseluruhan dalam Interior mobil ini kami merasa bahwa BMW X3 terbaru ini lebih mengarah kepada penumpang yang ingin menggunakan jasa pengemudi, namun tetap asyik dan nyaman juga saat dikemudikan sendiri.

Akomodasi pada bagian belakang kian lega, hal tersebut ditambah dengan panoramic sunroof yang memberikan kesan luas

Fitur

Active display key merupakan salah satu standar baru bagi BMW kekinian. BMW X3 Bukan pengecualian untuk hal ini

Active Display Key, rasanya akan menjadi sebuah standar fitur bagi BMW di Indonesia, setelah hadir pada seri 5 dan seri 7, lalu diikuti oleh X3 dan varian generasi G yang akan datang. Jujur saja, secara fitur dari mobil ini cukup berlimpah dan lengkap. Akan tetapi, Untuk varian yang hadir di Indonesia dengan status CKD saja, mobil ini tidak hanya faktor safety saja yang sudah kekinian dan sangat lengkap sekali, tetapi juga untuk fitur kemewahan dan multimedia nya sudah sangat baik, terutama pada sektor multimedia dari mobil ini sudah disediakan Hardisk 20gb dan GPS tiga dimensi dengan satelit yang memberii nilai lebih pada sektor multimedia. Untuk mekanisme pelipatan bangku nya, BMW X3 menganut sistem 40:20:40. Walaupun, active display key sudah menjadi standar, sayangnya mobil ini belum dilengkapi parkir otomatis yang mulai jamak bagi sebuah SUV mewah.

Performa Mesin

Untuk varian awal yang masuk ke Indonesia adalah varian mesin 2.0 cc Bensin. Kami sangat berharap jika BMW juga memberikan opsi mesin Diesel yang dikenal sangat efisien namun sangat kuat

BMW X3 untuk varian Indonesia, dibekali mesin 1.984 cc dengan tenaga 184 Hp dan torsi 290 Nm yang disalurkan keempat rodanya dengan teknologi X Drive dengan transmisi steptronic 8 speed yang sudah terkenal akan kesigapannya dalam penggunaan di perkotaan urban yang sangat padat. Selain varian mesin tersebut, BMW belum memastikan apakah akan dijual juga untuk varian mesin Dieselnya dengan kapasitas mesin yang sama, namun dengan efisiensi berlebih dan jarak tempuh yang sangat jauh. Performa dari mesin bensin 1.984cc nya juga sudah lebih dari cukup untuk pemakaian dalam kota.

Kesimpulan

Tren penjualan SUV Premium yang terus bertumbuh seiring faktor geografis, membuat persaingan antara X3, GLC, Audi Q5 maupun Lexus NX300 akan terasa sengit untuk mendapat hati konsumen premium yang beralih dari sedan premium ke jenis SUV.

Mobil ini tidak berdiri sendirian saja, mengingat ada beberapa pesaingnya dari Jerman juga seperti Mercedes Benz GLC dan Audi Q5, belum lagi juga ada Lexus NX300. Dengan harga kurang lebih 1,1 milyar Off The Road, apakah mobil ini menjadi pilihan menarik? Kembali semua kepada kebutuhan anda, Jujur BMW X3 mempunyai akomodasi yang paling baik dikelasnya, performa dan keasyikan berkendaranya kami prediksi akan membaik dan karakter suspensi nya akan lebih refine dibandingkan X3 sebelumnya. Rasanya, jika BMW memberikan unit tes kepada kami, bukan tidak mungkin kami akan mengetes mobil ini dan melakukan komparasi dengan Mercedes Benz GLC maupun Lexus NX300.

About Reyhan Apriathama 159 Articles
Seorang Test Driver penggemar yang suka dengan German Engineering dan masih berstatus single. Suka banget sama SUV dan Double Cabin apalagi buat kepentingan roadtrip.