IIMS 2017 : Honda CR-V (RW), Primadona Baru SUV

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com – Siapa tak kenal Honda CR-V? Mobil andalan Honda Prospect Motor (HPM) di kelas Medium SUV ini baru saja melakukan pergantian model di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017. Seperti apa perubahan yang terjadi? Simak First Impression kami di bawah ini!

Exterior

IMG_5072

Mulai dari depan, CR-V baru terlihat cukup ganteng dengan LED headlamp dan foglamp yang ada di tipe 1.5 ke atas. Tipe 2.0 dapat projector biasa yang masih lumayan cocok.

IMG_5112

Di samping, Honda tak lagi memberikan barang kesukaan konsumen Indonesia yaitu handle pintu krom. Pelek tipe 2.0 dan 1.5 sama, sedangkan 1.5 Prestige dilengkapi Premium 18″ alloy yang sebenarnya adalah pelek Modulo di Thailand.

IMG_5076

Dari fender depan sampai lampu belakang, garis bahu mobil ini cukup menonjol sehingga menunjukkan efek muscular atau berotot, tidak seperti RM yang kalem dengan garis bodi simpel. Spionnya mirip-mirip dengan generasi RM dimana ia punya LED turning lamp yang berupa garis yang bersembunyi cantik di dalam spion.

IMG_5050

Di sisi jendela dan side moulding ada panel krom yang tidak terlalu mencolok.

IMG_5071

Di belakang, ciri generasi RM masih terasa dengan penggunaan lampu vertikal yang merupakan ciri khas CR-V. Lampunya memanjang horizontal ke pintu bagasi, tidak seperti generasi RM yang mentok sampai quarter panel belakang. Tempat pelat nomor pindah ke bawah, jadi seperti BR-V. Desain Solid Wing Face juga menular ke belakang, dengan panel krom yang memanjang ke lampu belakang.

Menurut kami, Honda berhasil melakukan improvement eksterior di mobil ini yang membuatnya terlihat makin keren dan gagah.

What we like : Desain futuristik dengan LED headlamp dan bodi kekar

What we don’t like : Beberapa bagian mirip BR-V

Interior

IMG_5041

Di dashboard, perubahan cukup terasa dengan hilangnya i-MID dan hadirnya speedometer digital. Ehm, maksudnya digital kalkulator, karena meter cluster full TFT seperti di Thailand disunat oleh Honda Indonesia.

IMG_5022

Tapi kami lebih suka seperti ini sih, masih ada gerakan jarum takometernya. Perbedaan lain dengan versi Thailand terletak di audionya.

IMG_5018

Ya, audio versi Thailand digantikan dengan aftermarket yang lebih besar ukurannya, namun resolusinya agak pecah ketika dilihat langsung. Masing-masing ada plus minusnya berarti.

IMG_5021

Soft touch tersedia di bagian atas dashboard, namun fit and finishnya masih kurang baik. Meningkat jauh dibanding generasi sebelumnya, namun menurut kami masih bisa diperbaiki lagi. Wood panel menganut aliran terang seperti Pajero Sport Ultimate, namun di CR-V motifnya dof sehingga terlihat lebih mewah. Panel AC digital terpisah dengan audio, lagi-lagi berbeda dengan versi Thailand. Ada lagi perbedaannya, yaitu tuas transmisi. Versi 1.6 diesel Thailand punya tombol untuk memindahkan posisi selayaknya tuas, sedangkan versi 1.5 turbo Indonesia punya tuas konvensional.

All in all, versi Thailand punya dasbor yang lebih futuristik, namun versi Indonesia lebih konvensional yang tentunya lebih mudah dioperasikan.

IMG_5032

Soal baris pertama, di foto mobil ini punya jok depan yang tebal. Aslinya? Busa terasa lebih tebal dari jok generasi RM dan terasa lebih memeluk badan. Ukurannya juga sepertinya lebih besar, dan bisa diatur elektrik 8 arah. Untuk tipe Prestige, jok kiri juga bisa diatur elektrik 4 arah. Namun jahitan kulitnya masih kurang rapi.

IMG_5033

Di tengah, ada konsol tengah yang bentuknya mirip milik generasi RM.

IMG_5039

Baris kedua CR-V tak jauh beda dengan punya generasi RM, namun bedanya sekarang ia punya fitur sliding yang dapat memperluas legroom baris kedua atau boleh juga untuk mengerjai orang di baris ketiga. Di doortrim ia punya tweeter.

Di tengah juga ada armrest dengan dua buah cupholder. Oya, tuas slidingnya unik dengan bahan plastik yang tidak terlihat dari atas.

Baris ketiganya cukup sempit, dan masuknya pun sulit karena Honda tak menyediakan one touch tumble. Sepertinya baris ketiga ini lebih cocok untuk anak-anak atau untuk tidur di perjalanan jauh.

IMG_5047

Ada dua buah cupholder disini yang bentuknya rada nyeleneh karena hanya berbentuk ring yang ditarik dari panel samping. Terlihat unik namun sedikit ringkih ketika dibuka.

Di plafon baris ketiga CR-V punya blower AC berbentuk membulat seperti blower AC bus. Tidak, pengerjaannya tentu lebih rapi. Namun sayang tuas gesernya mirip Mobilio yang sedikit terkesan murahan.

Bagasi? Tentu tak usah berharap banyak untuk bagasi ketika baris ketiga digunakan, namun luasnya jempolan ketika baris ketiga dilipat. Sayang ketika baris ketiga dilipat bangkunya tak rata lantai.

Honda kali ini menunjukkan bahwa produknya bisa jadi mewah dan punya kualitas jempolan walaupun masih ada bagian kurang rapi, tapi itu acceptable untuk kami. Nice work!

What we like : interior mewah, baris kedua dan bagasi lega ketika bangku baris ketiga dilipat, kualitas meningkat

What we don’t like : baris ketiga terkesan useless

Engine and Transmission

IMG_5053

CR-V generasi 5 ini melompat jauh dari generasi RM dari segi engineering. Jika dari generasi 2 sampai 4 pilihan mesinnya hanya 2.0 dan 2.4 naturally aspirated,kini Honda menggebrak pasar dengan mesin ncus ncus alias turbo. Mesin turbo ini berkode L15B yang berarti head-nya sama dengan Jazz bermesin L15. Namun, hampir semua bagiannya berbeda tentunya untuk pemasangan turbo. Mesin ini memuntahkan 190ps yang sama seperti mesin K24 CR-V generasi RM, namun dicapai di putaran lebih rendah.

Mesin ini disandingkan dengan transmisi CVT yang sama seperti Civic FC. Tenang, CVT tidak berarti lemot karena dalam beberapa kasus akselerasi bisa lebih cepat karena tak ada salah gigi seperti otomatis konvensional. Namun memang adanya CVT membatasi kita untuk upgrade power mesin, dimana mesin CR-V turbo ini sangat menggoda untuk dimodifikasi. Tipe 2.0 masih tersedia sebagai entry level dan memakai transmisi CVT pula.

Price and Conclusion

IMG_5016

CR-V baru dibanderol 434 juta untuk tipe 2.0 CVT, 468 juta untuk tipe 1.5 dan 508 juta untuk tipe 1.5 Prestige. Soal fitur, mungkin dapat dikategorikan cukup mengingat rivalnya sekalipun memiliki fitur safety maupun pemanja yang lebih baik dengan rentang harga yang lebih kompetitif. Namun untuk konsumen yang concern dengan engineering khas Honda, CR-V akan menjadi pilihan utama dengan mesin turbonya belum lagi urusan aftersales Honda sudah memiliki jaringan yang sangat luas di seluruh Indonesia. Rasanya kami juga tidak sabar untuk mengujinya di jalan raya dengan kontur infrastruktur di Indonesia. Bagaimana menurut Anda? Silakan komentar dan jangan lupa stay tune terus di AutoPlusID.com. See ya!

About Veyvez Zatha 29 Articles
Petrolhead alias reviewer mobil yang nyasar ke dunia hitung-hitungan alias matematika. Penggemar sejati air-cooled Porsche. Cari dia di Instagram @veyvez