First Impression : Toyota Sienta

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com – Dan ya, MPV yang sudah dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia yang melek mobil akhirnya hadir juga. Mobil yang bewujud mirip Freed ini – compact, berpintu geser dan 7 seater – hadir di tengah-tengah slot kosong antara Avanza dan Kijang Innova yang terbentuk setelah hilangnya tipe J dan E pada Innova saat berganti generasi tahun lalu.

Menariknya, Sienta oleh Toyota diplot sebagai sebuah Multi Activity Vehicle (MAV), bukannya Multi Purpose Vehicle (MPV) layaknya kakak dan adiknya. Dengan slogan Unlock Your Playground, Toyota menginginkan Sienta sebagai tempat bermain penggunanya. Bahasa marketing yang bagus.

PicsArt_04-07-09.47.58

Kali ini kami akan mengupas Sienta menggunakan pisau tertajam yang kami punya. Di hari pertama Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 sekaligus hari peluncuran Sienta, kami segera meluncur kesana demi menilik lebih lanjut mobil ini.

Pertama kali melihat wujudnya, hmm. Bagi saya pribadi sih cantik dengan lengkungan-lengkungan yang seksi serta aksen hitam yang bikin tampilan mobil ini terlihat stand out. Sebagian orang bilang jelek, tapi itu hanya masalah selera. Beberapa kali saya mondar-mandir lewat depan booth Toyota dan mata langsung autofocus ke wajah Sienta. Mmmm…

Toyota Sienta Q Indonesia

Dengan pilar A yang dicat hitam membuat atapnya terlihat seperti melayang. Kata Toyota itu namanya Inverted Floating Roof. Headlampnya pun sudah ada DRL LED yang berbentuk bumerang. Headlamp tersebut seperti disambungkan dengan foglamp dengan adanya panel hitam metalik.

Di samping, ditemukan pula desain unik yaitu cekungan pada jendela samping belakang dan panel hitam di pintu geser. Dan apabila anda membuka pintu gesernya, sudut-sudut pintunya tak ada yang lancip, semua dibikin lengkung. Jadi enak dilihat kalau pintu gesernya dibuka.

Sienta ditawarkan ke publik di Tanah Air dengan 4 trim kemewahan. Yang pertama adalah tipe E yang hanya tersedia dengan transmisi manual. Menurut seorang pramuniaga Toyota, tipe E ini kelak bakal diberikan juga opsi transmisi otomatis.

Sebagai tipe terendah, pintu gesernya manual saja lalu menggunakan pelek kaleng yang ditutupi dop serta absennya foglamp dan pernak-pernik lainnya. Kami meragukan keberadaan tipe ini bakal berguna, mengingat orang Indonesia mengutamakan gengsi. Oh ya, Sienta tipe E enggak dipajang di IIMS 2016, so let’s move on.

Toyota Sienta G Indonesia

Tipe G. Dia sudah dipasangi pelek alloy 15 inci yang masih single tone, jadi tidak diproses dengan teknik machining seperti tipe diatasnya. Tapi sudah ada foglamp dan ada automatic sliding door khusus pintu sebelah kiri. Di IIMS, tipe G yang dipamerkan berwarna putih.

Karena eksterior sudah dibahas, kita masuk interior saja. Tipe G ini termasuk tipe yang punya kombinasi warna single tone, yaitu hitam saja. Bila anda sudah membaca artikel kami sebelumnya mengenai perbedaan Sienta Indonesia dengan Sienta JDM, anda akan tahu bahwa tuas transmisi yang kalau di Jepang di dasbor kini dipindah di bawah seperti mobil biasa. Tujuannya? Biar sesuai selera umum saja :p

Interior Toyota Sienta G Indonesia

Tipe G ini juga belum dilengkapi Auto AC maupun climate control layaknya tipe diatasnya. Jadi masih pakai modle kompor buat mengatur suhu kabin. Plus, sudah dapat AC double blower di tipe ini.

Tipe ini juga belum ada start-stop button, jadi slot buat tombolnya dikosongkan begitu saja. Tak ditemukan pula tombol audio di setir untuk tipe G ini. Tapi kabar baiknya head unit pintar yang namanya Toyota Move sudah bisa anda temui di tipe ini. Dia bisa buat internet, navigasi, video dan macam-macam.

Tipe V
Tipe V

Kami suka dengan penempatan speedometernya yang mirip Freed, agak diatas sehingga memudahkan anda untuk melihat kecepatan saat anda sedang berkonsentrasi mengemudi. Speedometer seperti ini tak akan terwujud tanpa adanya desain dasbor double deck (seperti Freed juga).

Konsep dasbor double deck ini jadi membelah dasbor menjadi dua, yakni dasbor bawah dan yang atas. Cuma dasbor ini agak berbeda dengan milik Honda Freed karena dasbor Freed membentuk meja di layer pertama. Sedangkan dasbor Sienta cuma dipisahkan cekungan saja dan temoat penyimpanan untuk dasbor bagian belahan kiri alias bagian penumpang depan.

Interior Toyota Sienta G Indonesia

Mengenai detail, masih banyak plastik tapi masih plastik yang bagus karena terasa tebal dan soft di tangan. Di beberapa bagian kecil sudah ada soft touch. Sayangnya, masih ditemukan jahitan palsu layaknya interior All New Vios dan Yaris di dasbor dan door trim. Buat dekorasi memang bagus, cuma kalau dipegang jadi lucu karena itu plastik juga.

Menengok ke baris kedua, ternyata Sienta tak mengadopsi bangku captain seat alias king & queen seat layaknya Sienta JDM maupun Freed. Kemungkinan buat mengoptimalkan space yang ada dan mengikuti selera umum (lagi). Tapi tak masalah, pelipatan bangku baris kedua buat akses keluar masuk ke baris ketiga sangat mudah dengan sekali tarik alias one touch tumble.

Karena dimensinya yang kompak dengan panjang hanya 4,2 meter – lebih pendek dari Avanza – maka jangan harap lega di bangku baris ketiga. Tapi masih acceptable, tidak seperti sebuah mobil LCGC yang memaksakan bangku baris ketiga di bagasi, padahal panjangnya cuma 4 meter sehingga menyebutnya 5+2 seater.

Toyota Sienta V Indonesia

Di tipe V, perbedaannya cukup banyak antara lain penggunaan pelek 16 inci two-tone yang mengkilap, diproses dengan teknik machining. Lalu ditemukan pula pintu geser otomatis di kedua sisi pintu. Untuk sebagian warna bodi, diberikan opsi warna interior yakni putih gading-hitam dan hitam-hitam. Di show unit yang kami lihat, interiornya berwarna putih gading-hitam sehingga terasa lebih mewah.

Fitur-fitur jelas lebih advanced. ABS dan EBD hadir di tipe ini, begitu pula keyless entry, start/stop button, auto AC, tombol audio di setir dan lain-lain. Yah, fitur-fitur ala mobil masa kini sudah ada di tipe V. Selebihnya? Sama dengan tipe G.

Interior Toyota Sienta V Indonesia

Lalu ada tipe Q yang merupakan tipe Sienta paling lezat. Di sekujur tubuhnya dipasangi bodykit seksi yang membuatnya tampil modis plus tambahan chrome di bagian grilnya. Di IIMS, dia berwarna Orange Metallic yang sekilas terlihat seperti warna merah.

Tipe ini hanya akan disediakan satu pilihan transmisi yakni CVT saja dan mendapatkan fitur yang serupa dengan tipe V, ditambah lampu LED auto levelling menggantikan lampu projector biasa milik tipe V serta TFT color MID berukuran 4,2 inci.

Toyota Sienta V Indonesia

Selanjutnya, kami akan membahas keunggulan kunci Sienta yakni kepraktisan dan akomodasi kabin. Tentunya sebagai mobil keluarga yang dipasarkan buat market Jepang, pastinya ini adalah hal utama yang wajib dimiliki Sienta.

Cup holder ada banyak, dua di dasbor, dua di konsol tengah dan empat biji masing-masing di door trim mobil. Eh, ada juga dua buah di samping jok baris ketiga, diatas speaker.

Tempat penyimpanan? Tak kalah banyaknya juga. Di dasbor ada dua laci, yang satu tanpa tutup, hanya celah saja dan satu lagi dibawahnya ada tutupnya. Membukanya tinggal dipencet dan laci bakal membuka sendiri secada perlahan, memberikan kesan mewah. Ada juga tempat penyimpanan di setiap doortrim.

PicsArt_04-08-10.43.39

Bagaimana dengan pelipatan bangku? Untuk mencapai bangku baris ketiga, anda cukup tarik satu tuas di bangku baris kedua dan ia bakal melipat sendiri. Bangku baris kedua terpisah dengan rasio 50:50 dan diberikan headrest tengah layaknya Grand New Avanza.

Bangku baris ketiga juga dibagi 50:50 dan dapat dilipat rata walaupun harus melakukan beberapa step. Tapi begitu anda melakukannya, dia benar-benar rata. Bagasinya sendiri dengan bangku row 3 tidak terlipat pun memadai. 4 galon air mineral bisa masuk. Di mata kami, kapasitasnya 11-12 dengan Avanza.

PicsArt_04-08-10.41.08

Sebenarnya masih banyak detail kecil yang ingin kami tunjukkan, kami sudah mengambil lebih dari 100 foto Sienta tapi mengingat artikel ini sudah mencapai 1100 kata dan kami tidak ingin membuat anda bosan maka kami cukupkan sampai sini saja. Cek fanspage kami di Facebook, Auto Plus Indonesia karena kami mengupload sebagian besar foto-foto Sienta kami.

Tulis di kolom komentar jika ingin bertanya atau jika ada yang mau ditambahkan dan share post ini ke teman-teman anda, terutama yang kepincut dengan mobil ini. Sampai jumpa di first impression IIMS 2016 edition berikutnya!

About Andra Febrian 80 Articles
Kenal dunia otomotif sejak 2006 dan mulai menulis dari 2012. Katanya jago photoshop, dan kurang paham mobil mahal.