Menang Gugatan, Subaru Indonesia Jualan Lagi April

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com – Baru saja muncul kabar bahwa PT. Ford Motor Indonesia akan undur diri dari pasar Indonesia, terdengar kabar gembira bagi pecinta otomotif setempat bahwa Subaru Indonesia dibawah naungan MotorImage bakal back on business setelah sebelumnya seluruh aset-asetnya disita akibat dugaan penggelapan pajak sebesar Rp 1,3 triliun.

Bagaimana caranya? Jadi ternyata Subaru Indonesia telah memenagkan gugatan mereka pada September 2015 setelah mereka menggugat perdata. Sebelumnya, Subaru Indonesia dinyatakan menggelapkan pajak pada Oktober 2014. Katanya mereka diduga menggelapkan pajak pada dua produk mereka, Subaru XV dan Forester dengan menyebut dua mobil tersebut berpenggerak dua roda, padahal kita tahu sendiri hampir semua Subaru berpenggerak empat roda alias all wheel drive (AWD).

Subaru Impreza dan XV Indonesia

Penyitaan aset-aset Subaru Indonesia oleh Kementrian Keuangan Republik Indonesia beserta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai juga dinyatakan tak sah alias ditolak secara hukum. Nah, dengan begitu aset Subaru Indonesia yang mencakup mobil yang belum dijual, bangunan dealer dan isinya serta yang lain-lain dikembalikan ke Motor Image.

Walaupun begitu, menurut salah satu sumber internal Subaru, tak semua dealer memenangkan gugatan. Faktor tersebut terjadi karena setiap dealer diadili di pengadilan negeri di otanya masing-masing. Jadi tak semua dealer bakal buka lagi. Nah, setelah semuanya siap, Motor Image akan kembali berjualan di Tanah Air menjual mobil-mobil yang menurut kami cukup bagus.

Tapi, kami juga tak mengerti apakah mereka benar-benar menggelapkan pajak atau tidak, mengingat Subaru XV dan Forester dibanderol jauh dari kompetitornya masing-masing yang notabene mayoritas berpenggerak dua roda. Yang jelas, tak lama lagi kita akan bisa melihat lagi Subaru yang masih kinyis-kinyis di jalanan. Iya nggak?

Subaru Forester Indonesia 2015

About Andra Febrian 80 Articles
Kenal dunia otomotif sejak 2006 dan mulai menulis dari 2012. Katanya jago photoshop, dan kurang paham mobil mahal.