Live Review : Honda BR-V Prestige

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com – Persaingan Small SUV semakin ketat. Merek-merek ternama pun ikut meramaikan pasar Small SUV. Mulai Toyota dengan Rush, Daihatsu dengan Terios, dan yang baru baru ini pada tahun 2015 diluncurkannya yaitu adalah Honda dengan BR-V. BR-V memiliki basis dari Mobilio. Pada saat ini kita akan membahas small SUV dari Honda yaitu BR-V Prestige. Mulai dari exterior, interior, akomodasi, fitur, mesin, ride and handling, hingga kesimpulan dari kami. Let’s see…

Exterior

20160320_082618

Di exterior, BR-V memiliki headlamp yang lebih sipit dibanding basisnya yaitu Mobilio. Ditambah overfender, jadi tambah gagah. Tapi sayangnya overfender BR-V nggak rapi fit and finishnya, masih terlalu besar gapnya. Bentuk kap mesin yang rada mengotak juga menambah gagah. Ada guratan juga di kap mesinnya. Ah, panel gap antara kap dan fender depan juga masih besar. Bagusnya, di balik kap mesin, finishingnya membaik. Sealentnya nggak berantakan, walaupun cat masih luber.

Roof rail BR-V
Roof rail BR-V

Ke samping, pelek yang digunakan berbeda dengan varian BR-V lainnya. Kalau varian dibawahnya memakai pelek 16″ bermodel kipas blender, di varian Prestige ini memakai model palang lima double bermotif two-tone.

20160320_082629

Bannya Bridgestone Ecopia, yang berarti masuk kategori ban berhambatan gelinding rendah. Soal grip dan handling, akan kita bahas di bagian ride and handling dibawah. Karena ini varian Prestige, maka Anda yang membeli akan mendapat bonus krom di bagian door handle, finisher di bumper berwarna silver, exhaust tip krom, dan krom (lagi) di bagian tail lamp. Kami rasa varian ini terlalu overchrome. Yang tidak bernuansa chrome ada shark fin antenna. Perbedaan dengan Mobilio terlihat di bagian jendela baris ke-3 yang tidak membentuk floating roof, tetapi kami rasa jendelanya agak kebesaran. ‘Patahan’ di pintu baris ke-2 tetap ada seperti di Mobilio. Untuk lampu belakang, jangan tertipu. Lampunya tidak pakai LED, hanya bohlam biasa, namun dibentuk seperti LED. Model lampu dan bumper belakangnya mirip-mirip dengan Honda XR-V di Cina. Ah, mungkin common parts.

Exterior : 8/10

Interior dan akomodasi

Dashboard BR-V
Dashboard BR-V

Di interior, mobil ini memiliki dashboard yang sama seperti Mobilio facelift. Bedanya, audio BR-V Prestige terlihat lebih rapi dengan warna piano black yang senada. Di tipe Prestige, ada fitur Panasonic nano-e yang berfungsi sebagai air purifier. Lucunya, di mobil ini terdapat AC digital, yang pastinya Anda berpikir itu adalah climate control. Padahal, AC digital BR-V tidak punya tombol ‘AUTO’ yang merupakan bagian terpenting climate control. Di bagian kanan pengemudi, terdapat satu tombol kosong berbentuk bulat, yang harusnya diisi tombol start-stop namun disini fitur itu ‘disunat’.

20160320_082832

Di bagian panel instrumen, terlihat MID (Multi Information Display) yang sama dengan milik Jazz RS. Speedometer juga bermodel sama namun hanya terbatas sampai 180kpj. Ah, limiternya saja hanya 145kpj.

Bedanya? Panel ini yang saya tunjuk
Bedanya? Panel ini yang saya tunjuk

Di doortrim, memang kelihatan sama saja namun ternyata doortrim BR-V ditambah panel plastik keras di bagian power window. Oya, semua material interior BR-V memakai plastik keras yang kualitasnya biasa saja. Di beberapa sudut seperti lubang AC, BR-V memakai panel berwarna silver yang agak terlihat murah.

20160320_082946

Di jok depan, kita akan melihat perbedaan signifikan dengan Mobilio. BR-V memiliki headrest yang terpisah dan adjustable. Busa jok juga terlihat lebih tebal. Driving position? Tidak terlalu enak, karena posisi dashboard terlalu tinggi dan tidak ada seat height adjuster di jok pengemudi. Di konsol tengah, ada cupholder, tuas transmisi dan rem tangan. Rem tangan kualitas buatannya terlihat tidak bagus dengan plastik reflektif.

Pindah ke baris kedua, kami merasakan bahwa BR-V lebih sempit dari Mobilio. Namun, karena kedua mobil ini berbagi basis maka akomodasinya hampir sama. Hanya saja, jok BR-V yang lebih tebal mengurangi legroom baris ke-2. Tidak adanya armrest juga sedikit mengurangi kenyamanan penumpang pada jarak jauh. Oya, bagi Anda yang memiliki anak kecil, BR-V menyediakan ISOFIX di jok baris ke-2nya.

Legroom baris ke-3. Btw, tinggi saya 170 kurang sedikit ya, hehehe
Legroom baris ke-3. Btw, tinggi saya 170 kurang sedikit ya, hehehe

Pada baris ke-3, kita akan mendapatkan legroom yang lebih besar dari kompetitornya sesama small SUV, namun headroomnya sedikit sempit bila Anda berpostur cukup tinggi. Posisi speaker berada di samping jok baris ketiga, jadi jika volume audio cukup kencang penumpang baris ke-3 akan sedikit sakit telinganya 🙂 . Yah, posisi speakernya memang salah.

20160320_073850

Bagasi? Yah, mengingat ia berbagi basis dengan Mobilio yang bagasinya lumayan luas, maka BR-V pun juga ikutan luas bagasinya. Kalau saya baru habis dari luar negeri dan bawa diecast mobil sekoper, oleh-oleh sekoper dan pakaian sekoper mungkin masih muat di bagasi BR-V. Atau kalau Anda suka berpetualang mungkin ransel, parasut, bahkan tenda lipat mungkin masih muat. Barang-barang kecil juga bisa ditaruh di beberapa cupholder yang jumlahnya nggak banyak di kabin.

Interior dan akomodasi : 8/10

Handling and Fun to Drive

Ini Honda kan? Kami berharap handling yang bagus di mobil ini. Realitanya, penambahan ground clearance dari basis Mobilio membuat body roll mobil ini sedikit terasa ketika berpindah jalur di >80kpj. Untuk handling, EPSnya membuat mobil ini menjadi hampir tidak ada feedback ke jalan. Ringan sekali. Ditambah ban berhambatan gelinding rendah yang ber-grip tidak terlalu bagus. Untungnya, bantingan suspensi yang pas membantu saat bermanuver. Mobil ini menggunakan PCD (Pitch Center Diameter) 5×114,3 yang sama seperti HR-V, menandakan beberapa parts kaki-kaki mungkin sama seperti HR-V. Untuk safety feature, ada VSA dan HSA yang merupakan fitur baru di kelas small SUV 7seat. Setidaknya, mobil ini memiliki handling terbaik diantara sesama small SUV 7seat.

Handling : 7,5/10

Comfort and NVH

Comfort? Well, mobil ini masih lebih nyaman daripada Mobilio, karena jok depannya lebih nyaman untuk diduduki pada perjalanan jarak jauh. Selain itu, bantingannya juga pas, tidak keras dan tidak terlalu empuk.

Karet pintu ala mobil murah Honda :)
Karet pintu ala mobil murah Honda 🙂

Untuk road noise, semua suara yang ada di luar termasuk ocehan orang tentang BR-V baru Anda masuk ke mobil. Sebab, BR-V ini masih memakai karet pintu seperti pick-up tua yang peredaman suaranya 0 besar. Padahal harganya lebih mahal dari Mobilio RS. Sudahlah, sebentar lagi juga biasanya keluar BR-V ‘baru’ dengan karet pintu yang lebih baik 😛 .

Comfort and NVH : 7/10

Performance

L15 engine, 120hp
L15 engine, 120hp

Untuk urusan performa, harusnya mesinnya dapat berbuat banyak. Realitanya, mesin 120hp ini malah terhambat oleh CVTnya. Kami rasa 0-100kph-nya ada di kisaran 12 detik. Mode S di transmisinya tidak terlalu membantu, hanya membuat putaran mesin tinggi dan mengeluarkan suara mesin yang seperti.. “Vroooooooommmmm” terus-terusan seperti tercekik. Ya, tercekik CVT 🙂 .

Asyiknya, di tipe manual kita mendapatkan 6-speed manual. Saran kami, belilah BR-V manual agar bisa merasakan performa Honda yang sesungguhnya. Konsumsi BBM? Ah, tenang saja, tangki penuh bisa membuat Anda bersenang-senang di weekdays dan hari Sabtu kalau semuanya berjalan lancar. Minggu? Isi bensin oktan 92 di pom bensin terdekat.

Performance : 7,5/10

 

Our opinion

Crystal Black Pearl and Lunar Silver Metallic
Crystal Black Pearl and Lunar Silver Metallic

Ah, sebuah mobil baru lagi dari Honda. Sebenarnya, mobil ini nggak buruk-buruk amat. Kenapa kami bilang begitu? Lihat saja rupanya. Keren? Interiornya juga lebih baik dari kompetitornya, begitu juga akomodasinya. Hanya saja, build quality mobil ini sangat-sangat-sangat perlu ditingkatkan. Lihat saja panel gapnya. Lihat karet pintunya. Okay, menurut kami, mobil ini sangat cocok untuk Anda yang mau Jazz tapi jalan depan rumah banjir, ditambah Anda butuh ruang yang lebih lega dari Jazz yang sudah lega.

Overall : 7,7/10

Nah, itulah review BR-V Prestige dari kami. Stay tune di AutoPlusID.com untuk berita dan review mobil dari kami. Terima kasih telah membaca, see ya!

About Veyvez Zatha 29 Articles
Petrolhead alias reviewer mobil yang nyasar ke dunia hitung-hitungan alias matematika. Penggemar sejati air-cooled Porsche. Cari dia di Instagram @veyvez