Review : Suzuki Ertiga Dreza

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

AutoPlusID.com – Sebagai mobil Suzuki dengan penjualan tertinggi di Indonesia otomatis membuat Ertiga didaulat menjadi tulang punggung produsen asal Jepang tersebut. Tentu sebagai produk unggulan membuat Suzuki Indonesia selalu mendandani Ertiga. Misalnya memasuki tahun pertama kemunculan Ertiga, ia diberikan AC double blower, gril baru dan pilihan transmisi otomatis. Tahun berikutnya Ertiga Elegant dan Ertiga Sporty dijadikan varian dress-up sekaligus tipe tertinggi.

Di 2015 Ertiga diberikan facelift yang cukup signifikan. 5 bulan kemudian yaitu sekarang, Suzuki menelurkan varian flagship, Suzuki Ertiga Dreza. Berikut kami mereview dengan membagi-bagi menjadi sejumlah aspek yang dimiliki suatu mobil.

Desain Eksterior

Ertiga seperti mengikuti rival-rialnya yang punya tipe flagship dengan tampilan yang berbeda, seperti Toyota Avanza Veloz, Honda Mobilio RS bahkan Chevrolet Spin Activ. Nah Dreza sendiri punya fascia yang cukup berbeda dari Ertiga-Ertiga yang lain, ia cenderung punya muka mirip Peugeot RCZ. Tapi tak cuma muka yang dipermak, pada eksterior sendiri tercatat ubahan yang lumayan, yakni penggunaan DRL, pelek model kipas desain baru, side skirt dengan chrome, bumper belakang yang baru, lis krom di kaca belakang. dan spoiler atap.

ertiga_dreza_review_4

Soal bagus atau tidaknya muka Dreza itu tergantung selera anda, tapi bila menyangkut masalah chrome maka kami bisa bilang Dreza sangat overchrome. Lucu juga, banyak produsen yang menilai semua konsumen di Tanah Air punya prinsip ‘lebih banyak chrome lebih mewah’. Tapi bagusnya chrome-chrome itu bisa pas dengan warna baru Dreza yakni Pearl Twilight Violet. Tapi tetap saja silaunya chrome tersebut seperti silaunya sinar matahari khatulistiwa.

Bagi kami, secara keseluruhan Dreza tidaklah jelek, tapi yang mesti diperhatikan adalah penggunaan chrome yang berlebihan, pelek yang agak tidak lazim desainnya dan fascia yang meniru Peugeot RCZ.

Interior

ertiga_dreza_review_3

Desain interior terbukti masih persis sama saja, kecuali dua ubahan yakni kembalinya tweeter di dasbor dekat pilar A dan head unit yang cukup canggih. Nah hal yang terakhir ini menjadi fokus ubahan Dreza selain eksterior yang berubah. Head unit ini cuma tersedia di tipe Dreza GS, dan dapat memutar musik, video, USB dan AUX.

Head unit yang berbasis Android ini juga punya kemampuan buat mengakses internet. Anda dapat menyalakan Wi-Fi dari modem atau smartphone anda dan anda dapat berselancar internet dan media sosial di layar 9 inci tesebut. Kami rasa fitur tersebut takkan banyak terpakai karena lebih gampang browsing lewat smartphone atau tablet, bukan?

Harga

ertiga_dreza_review_2

Seperti yang kami sebutkan di artikel sebelumnya, Suzuki Ertiga Dreza dilego dengan harga Rp 216,9 juta untuk tipe Dreza M/T, Rp 229,5 juta untuk Dreza A/T dan 223,9 juta rupiah serta 236,5 juta rupiah masing-masing untuk tipe Dreza GS manual dan matik. Harga tersebut mirip-mirip dengan dua rivalnya, yakni Toyota Avanza Veloz dan Honda Mobilio RS.

Foto berwatermark Autonetmagz.net sepenuhnya milik Autonetmagz.

About Andra Febrian 80 Articles
Kenal dunia otomotif sejak 2006 dan mulai menulis dari 2012. Katanya jago photoshop, dan kurang paham mobil mahal.